Artikel detail

Wisata Pendidikan Alternatif Dunia Pariwisata

Posted by : editor | 2011-02-21 12:23:05

Wisata Pendidikan Alternatif Dunia Pariwisata

Oleh: Fadmin Prihatin Malau

 

Banyak bidang yang bisa digarap pada dunia pariwisata sehingga tidak monoton kepada satu bidang. Bicara pariwisata selalu fokus kepada keindahan alam. Sejatinya tidak demikian, keindahan alam adalah satu faktor pada dunia pariwisata. Banyak bidang lain yang bisa digarap untuk dunia pariwisata karena prinsip wisata tetap hadir yakni berkunjung kepada satu tempat dan mendapatkan satu kebutuhan dari kehidupan manusia itu.

Berwisata ke museum, misalnya yang kini belum menjadi tujuan wisata yang populer buat para wisatawan domestik (Indonesia). Namun, bagi wisatawan mancanegara berwisata ke museum satu pilihan yang populer. Berwisata pendidikan misalnya juga belum populer dan sayangnya paket-paket wisata museum dan berwisata pendidikan belum ditata dengan baik oleh pemerintah Indonesia.

Negara selain Indonesia, seperti Belanda, Inggeris dan lainnya objek wisata pendidikan, wisata museum mendapat perhatian yang serius dari pemerintahnya maka tidak heran banyak orang yang datang ke negara itu untuk study, belajar karena memiliki obejek wisata pendidikan dan objek wisata museum yang baik.

Indonesia banyak terdapat objek wisata pendidikan dan museum tetapi belum diberdayakan dengan baik seperti berwisata museum Hutabolon Simanindo, Samosir dan museum lain di Sumatera Utara.

 

Wisata Pendidikan di kota Medan

            Wisata pendidikan di kota Medan sesungguhnya banyak tetapi belum dikelola dengan baik dan diketahui publik dengan bagus sehingga tempat-tempat yang seharusnya dapat dijadikan tujuan wisata pendidikan terabaikan begitu saja. Objek wisata pendidikan dibutuhkan kerja yang serius dari pihak pengelolanya dan itu yang belum dilakukan oleh pihak pengelola sehingga para pengunjung yang berkunjung tidak mendapatkan apa yang dicarinya.

            Sejumlah objek wisata pendidikan ada di kota Medan seperti Istana Maimon dengan meriam puntung, mesjid raya Al Mashun, kuil Shri Mariamman, kebun binatang Medan, peternakan buaya Asam Kumbang Sunggal dan berbagai lokasi lainnya yang bisa menjadi tujuan wisata pendidikan. Masalahnya pemandu untuk itu yang sangat minim dan bahkan terkadang tidak ada sama sekali.

Belum lama ini Yayasan Lembaga Terpadu Pemasyarakatan Anti Narkoba (Letupan) Indonesia mendirikan Galeri Foto Anti Narkoba di Sanggar Galeri Foto Anti Narkoba Letupan Indonesia jalan Medan-Binjai Km.15,5 gang Abadi nomor 7 Diski, Sunggal kabupaten Deli Serdang Sumatera utara yang diresmikan Gubernur Sumatera utara, H. Syamsul Arifin, S.E sebagai lokasi wisata Pendidikan Galeri Foto Anti Narkoba Letupan Indonesia pada 25 Juni 2010 lalu yang bertepatan dengan penyambutan Hari Anti Narkotik Internasional (HANI).

Peresmian ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubsu dan hadir menyaksikan Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Jhon Turman Panjaitan, wakil Bupati Deli Serdang, H. Zainuddin Mars, Camat Sunggal, Kepala Desa Sumber Melati Diski, Robert Ginting, para Kepala Sekolah Kota Medan, Deli Serdang, Binjai dan Langkat serta masyarakat setempat.

 

Wisata Pendidikan, Alternatif Pariwisata

Menarik untuk dicermati kehadiran wisata pendidikan Galeri Foto Anti Narkoba Letupan Indonesia yang dipimpin ketua umum Letupan Indonesia, H. Mastar 'Ain Tanjung ini karena hadir ditengah sepinya geliat wisata pendidikan di kota Medan dan Sumatera utara.

“Berkunjung ke Galeri Foto Anti Narkoba ini gratis dan diberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang bahaya narkoba serta bisa konsultasi tentang bahaya narkoba,” kata Mastar ‘Ain Tanjung (70) kepada penulis.

Pihaknya siap melayani kunjungan para mahasiswa, siswa dan masyarakat yang membutuhkan informasi tentang bahaya narkoba dengan tujuan untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Biasanya bila mengetahui bagaimana bahaya narkoba sedini mungkin maka bahaya narkoba itu dapat dicegah mengingat banyak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba akibat ketidaktahuan tentang bahaya narkoba itu sendiri.

Bila berkunjung ke Galeri Photo Anti Narkoba yang merupakan pertama dan dapat dikatakan cukup lengkap tentang bahaya narkoba di Sumatera utara dan bahkan di Indonesia. Berkunjung ke galeri foto pada dasarnya adalah kunjungan Wisata dan dari kunjungan Wisata itu memiliki unsure pendidikan yang spesifik tentang bahaya narkoba.

Hal yang positif karena para pengunjung yang berkunjung ke galeri foto ini diberikan informasi yang lengkap tentang bahaya narkoba sehingga memenuhi unsur wisata pendidikan yang sekarang ini masih minim di kota Medan dan Sumatera utara.

Unsur pendidikan dalam wisata pendidikan sangat penting dan positif bagi para pengunjung dan hal yang luar biasa karena menurut ketua umum Letupan Indonesia para pengunjung tidak dikutip bayaran atau gratis. Biasanya wisata pendidikan yang memberikan satu informasi tidak ada yang gratis, ada harga yang harus dibayar tetapi untuk Wisata Pendidikan Galeri Foto Anti Narkoba ini digratiskan.

Sudah saatnya Pemko Medan melaksanakan program wisata pendidikan di kota Medan sebagai alternatif dunia periwisata bagi para mahasiswa, siswa dan masyarakat kota Medan khususnya dan umumnya Sumatera utara. Caranya Pemko Medan membenahi semua objek Wisata pendidikan yang ada dikota Medan dengan jalan memberdayakannya secara maksimal. Apa yang dilakukan Wisata Pendidikan Galeri Foto Anti Narkoba ini patut dicontoh yakni memberikan pelayanan kepada pengunjung yakni adanya yang menjelaskan tentang bahaya narkoba, membuka wacana konsultasi, tanya jawab tentang bahaya narkoba sehingga dapat menambah pengetahuan para pengunjung wisata pendidikan.

Harus dihargai sebagai langkah awal sudah bagus, tetapi perlu pembenahan lebih baik lagi dengan suasana arena galeri yang tertata dengan baik, penuh dengan pohon-pohon pelindung, ada taman bacaan membuat suasana aman, nyaman dan damai. Agaknya perlu ditambah dengan berbagai fasilitas pendukung yakni tersedianya berbagai sourvenir yang bisa dibawa pulang oleh para pengunjung tidak hanya sekadar bahan bacaan seperti majalah Krans Letupan, Anti Narcotic Lifestyle tetapi ada yang lain.

* * *

 

Copyright © 2017 Design & Support by Medanstore Creative Solution